Cuma sekedar catatan kecil gara-gara tidurku bolak-balik “diganggu” oleh yang tak tampak. Cuma catatan kecil untuk mengembalikan ingatan ku di usia senja ku kelak πŸ™‚

Hari ini hari pertama kembali lagi ke Rotterdam, sempet hampir ketinggalan pesawat pas transit di Frankfurt tadi. Mungkin karena udah kecapekan, pengumuman bahwa boarding nya dipindah ke gate yang laen terdengar di telinga ku seperti pengumuman nomer penerbangan saja, alhasil menjelang pesawat take off, aku dan 4 orang lain nya, yang juga engga ngeh, berlarian menuju gate satu nya lagi!

Landing di Amsterdam, lanjut kereta ke Rotterdam. Kembali menikmati pemandangan ala Belanda. Udara lumayan dingin ketika aku turun dari kereta tadi hingga kupercepat langkah ku sambil menyeret 20 kilo makanan khas tanah air πŸ™‚ Rasanya senang kembali ke gedung ini, kembali ke kamar ku, dan dapur tempat ku melepas kepenatan dan rasa bosanku, bereksperimen dengan resep-resep hasil menjelajah di dunia maya. Dan tentu saja kembali ke Thesis πŸ™‚

Bongkar-bongkar isi koper, berbagi oleh-oleh dengan tetangga-tetangga, dengerin curhat mbak ku, beberes kamar yang udah sebulan tak kutempati, happy to see my baby plants are growing well selama aku titipin ke mbak fifi, Β mandi, boci hingga dibangunin untuk makan malam dengan menu Thailand yang yummy banget (thanks to my sisters in 8th floor). Mencoba untuk tidur lagi dan terbangun terus-terusan gara-gara sesuatu yang engga jelas. Mungkin yang tidur di bed ku selama aku engga ada, masih belon mau beranjak dari sana ya? πŸ™‚

Anyway, kepulanganku ke Rotterdam hari ini istimewa buat ku πŸ™‚ Istimewa karena besok nya adalah bulan suci Ramadhan. Artinya bulan Ramadhan kali ini adalah bulan Ramadhan yang berbeda dari yang sebelum-sebelumnya. Iya siy, setiap Ramadhan ku selalu special, seperti waktu Ramadhan ku yang pertama kali di Sukabumi, terus Ramadhan ku di tahun pertama di rumahku sendiri, sepinyaaaaa sahur dan berbuka puasa sendirian, cuma ditemani gema dari denting sendok dan garpu ku πŸ™‚

Bulan Ramadhan kali ini akan berbeda karena aku menjalankan ibadah puasa dan ibadah-ibadah lain nya di Eropa. Waktu berpuasa yang lebih lama karena puasa kali ini masih di dalam summer season, matahari nya belum mau pergi sebelum jam 9 malam. Engga ada suara beduk magrib (di mesjid perumahanku, kami masih punya beduk lohh), engga bakal ada warga yang berkeliling membangunkan ku untuk sahur, engga bakal ada suara petasan yang bikin kaget, pun percikan kerlap-kerlip kecil dari kembang api yang suka dimainkan bocah-bocah tetangga (i tell you this, i like firecracker but i always too afraid to hold it with my hands πŸ™‚ ), engga ada pasar marema yang bikin macet seperti di jalan A Yani Sukabumi, engga ada pasar pabukoan seperti di lap. Imam Bonjol, Jl. Pattimura, Jl. A. yani dan Pasar baru di Padang… but hey! i will cook special dishes and gonna share with my neighbours πŸ™‚

Waktu di Frankfurt tadi aku sempat sms papa, beliau bilang mama udah nangis aja karena Ramadhan kali ini juga berbeda buat mereka. Mama nangis gara-gara Ramadhan kali ini pasukannya engga lengkap, tahun-tahun lalu aku yang jadi missing child. Nah, tahun ini missing children, coz engga cuma si sulung yang engga ada di rumah, tapi bungsu nya mereka juga tahun ini belajar merantau πŸ™‚ Tapi Ramadhan tahun ini juga special buat keluarga ku, karena kita punya anggota baru, adik ipar ku, dan juga the little baby in my sister’s womb (to whom all of our love and attention will be given! hey little dear, bundo de & uncles are waiting for you πŸ™‚ ).

Bersemangat sekali rasanya untuk memulai ibadah di bulan suci Ramadhan kali ini πŸ™‚ Walau pun engga sama seperti di tanah air, but really it’s gonna be a nice experience! Menjalankan semua ibadah bulan suci Ramadhan di negara ini. Taraweh yang kudu diakalin tempat nya agar tetap bisa shalat berjamah karena agak gimana juga pulang dari mesjid tengah malam (coz isya nya sekitar setengah dua belas hingga setengah sebelas malam). Mempersiapkan menu buka puasa dan sahur (aku sampai bela-belain bawa daun pandan biar bisa masakin buka puasa dengan ciri bumbu tanahh air hehe πŸ™‚ ). Ngabuburit nya ngapain ya? Owh.. ngabuburit nya ya sambil nulis thesis yang menjelang deadline hehe πŸ˜€

Well, rasa kantuk ku sudah kembali. Smoga engga ada lagi yang ganggu tidurku, capek euy 20 jam melintasi benua dan samudra πŸ™‚

Here, i wish you Ramadhan Mubarak! Semoga bisa menjalankan semua ibadah di bulan suci ini dengan sebaik-baiknya, diberi kekuatan untuk tetap kuat berpuasa dan beraktifitas, amin. Last, maafin aku untuk semua salah dan khilaf ku yaa!

Advertisements