Ini tentang apple pie 🙂

Dulu waktu masih jadi pemegang verblijft Netherland, kue ini ga pernah absen dari setiap acara rame-ramean bareng teman-teman 🙂 Mulai dari potluck, birthday party, sampai jadi menu pilihan pas kedinginan di jalanan Rotterdam (Dudok cafe, anyone? ^_^ ) Bikin sendiri ? Ya engga lah, dapet dari Albert Heijn. Itu pun pake patungan, maklum student kere kere hore hahaha 😀

wohooo ! my first home made apple pie :-9

wohooo ! my first home made apple pie :-9

Nah, udah mau akhir tahun juga kan? Saat yang tepat untuk mendata persediaan bahan makanan, expiry date smua bahan makanan kering dan bumbu-bumbu kue. Terakhir beberapa hari yang lalu terpaksa membuang botol-botol berisikan basil leave, nutmeg powder dan satu lagi lupa…

Tetiba nemu dua buah apel ini lagi mojok di rak buah di dalam kulkas. Dohhh udah berapa minggu kalian di sana? hehe 😀 Tetiba pingin bikin sesuatu dari apel ! Kemaren-kemaren suka bikin scramble apple cake, tapi lagi males misah-misahin kuning telur ama putihnya :-p Googling-gooling nemu apple pie di blognya mba Nina… sepertinya effortless and ga risky juga kayak klo lagi bikin cake (yang masih aja sering gagal :-p).

Ini dia resepnya (berhubung lagi manfaatin bahan sisa dan seadanya, ada beberapa bahan di resep aslinya yang aku ganti yaa) :

Bahan Crust :
250 gr tepung terigu serbaguna
2 sdm gula bubuk (gula kastor)
175 gr butter beku, potong dadu
1/2 sdt garam
5 sdm air es (bisa ditambah atau dikurangi sesuai kebutuhan)

Bahan Filling :
3 buah apel (kalo mau pake royal gala yang kecil, kudu 4 buah at least)
1 sdt air jeruk lemon (aku tadi pake perasan dari setengah jeruk lemon, berhubung ternyata apel-apelku anyep banget kelamaan dianggurin di kulkas xixixi :-p)
80 gr gula pasir halus (tergantung suka nya yang manis banget ato engga)
1-2 sdm gula aren bubuk (berhubung lagi engga punya, bahan yang ini aku skip)
1/2 sdt kayu manis bubuk (aku pake bumbu spekoek, plus beberapa batang kayu manis)
sejumput garam
1 sdm maizena
25 gr margarin / butter beku, potong dadu kecil

Olesan :
1 kuning telur (aku tambahin sedikit susu cair), kocok lepas

Cara Membuat Crust :
– Campur terigu, gula bubuk dan garam. Aduk rata.
– Masukkan butter, proses dengan pisau pastry (tadi pake dua garpu, lumayan bikin kenceng otot lengan haha) hingga adonan berbulir-bulir.
– Masukkan air es sedikit demi sedikit sambil diuleni dengan sendok kayu hingga kalis. Hentikan penambahan air jika dirasa sudah kalis atau tambahkan air jika dirasa masih kering.
– Bulatkan adonan, bungkus dengan plastik wrap dan masukkan lemari es selama kurang lebih 45-60 menit.

Cara Membuat Filling :
– Kupas apel dan iris tipis. Campur dengan air jeruk lemon, aduk rata.
– Masukkan gula pasir halus, gula aren, kayu manis bubuk dan garam (plus kayu manis). Aduk rata.
– Simpan di lemari es minimal selama 30 menit hingga apel berair atau keluar juice-nya.
– Keluarkan dari lemari es, taburi maizena dan aduk rata.
– Panaskan apel bersama juice-nya di atas api kecil hingga mengental dan apel agak lunak (wangi banget lohh klo ditambahin beberapa batang kayu manis)
– Angkat dan sisihkan.

Assembly :
– Ambil adonan, sisakan sebagian untuk penutup bagian atas pie.
– Gilas tipis, dan letakkan di loyang pie bongkar pasang diameter 18 cm (aku tadi pake loyang pie biasa bukan yang bongkar pasang, yg diameter 12cm kayaknya, bisa dapet dua pie) yang telah dioles margarin (aku tadi ga pake oles margarin, cuma bawahnya di alas kertas roti aja). Rapikan adonan hingga menutup seluruh permukaan loyang.
– Tuang 1/2 bagian filling apel di atas adonan, kemudian tata butter / margarin beku di atas filling secara menyebar.
– Tuang kembali sisa filling, ratakan.
– Gilas sisa adonan crust untuk penutup bagian atas. Bisa dipotong memanjang dan membentuk lattice (anyaman), bisa juga dicetak menggunakan cookies cutter atau diletakkan langsung di atas loyang (bentuk lingkaran sesuai loyang).
– Oles dengan kuning telur dan panggang dengan suhu 180’C selama 45-60 menit hingga matang kecoklatan dan juice apple-nya terlihat mendidih. Nah aku ubah dikit cara manggangnya, pas 40 menit pertama pake api bawah aja, trs 10 menit berikutnya suhu aku turunin jadi 160, tapi double pake api atas & bawah. maksudnya biar lapisan atas nya mengkilap kecoklatan. Beres, jadi deh 🙂
– Biarkan dingin baru keluarkan dengan hati-hati dari loyangnya.

Enak banget bisa makan apple pie anget-anget pas hujan dingin begini. Hey, i remember another thing my ex boyfriend (whose master thesis was about food security and has more knowledge on food technology than me) said to me about apple years ago. That it’s not good to cook apple, it’s better to eat it fresh. He said something about the nutrition facts that i totally forgot now 🙂 If we survived our relationship this time and happened to get married one day, i think i’ll cook any apple recipe whenever he makes me upset :)) xixi 😀

Owkay, that’s a quick update from my petite kitchen 🙂 Scroll down yaaa untuk lihat the whole making process (yang sempet kefoto hehe)..

20131222_071119

bahan-bahan filling

bahan-bahan filling

tepung dan frozen butter

tepung dan frozen butter

the most exhausting part :-p

the most exhausting part :-p

nyetak pie crust di loyang pie (loyang nya dari daisso nya teramachi niy :D )

nyetak pie crust di loyang pie (loyang nya dari daisso nya teramachi niy 😀 )

menata filling di dalam pie crust

menata filling di dalam pie crust

lattice nya rapi ga? ini tinggal dioles kuning telur deh

lattice nya rapi ga? ini tinggal dioles kuning telur deh

20131222_112035

Advertisements